• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Pidana Living Law Melalui Peraturan Pemerintah dan Daerah Perspektif Kepastian Hukum

    Thumbnail
    View/Open
    22410003.pdf (1.121Mb)
    22410003 Bab 1.pdf (284.6Kb)
    22410003 Daftar Pustaka.pdf (220.8Kb)
    Date
    2026
    Author
    Akmal, Raditya Alif
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengkaji pengakuan living law dalam Pasal 2 KUHP Baru merefleksikan pergeseran asas legalitas dari formil menuju materiil, yang bertujuan mengakomodasi hukum di masyarakat dalam hukum pidana nasional. Namun, karakter living law yang tidak tertulis, kedaerahan, dinamis dan rehabilitatif menimbulkan ketegangan dengan prinsip kepastian hukum, terkait kejelasan norma dan konsistensi penerapan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis formalisasi living law melalui Peraturan Pemerintah nomor 55 Tahun 2025 dan Peraturan Daerah serta implikasinya terhadap asas legalitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun formalisasi dimaksudkan untuk mempertahankan prinsip lex scripta, pengaturan yang ada belum mampu menjamin lex certa dan kepastian prosedural. Penentuan kesalahan melalui mekanisme komunitas berpotensi melanggar asas imparsialitas dan fair trial, serta menimbulkan risiko ne bis in idem akibat dualisme antara penyelesaian adat dan peradilan pidana negara. Selain itu, formalisasi cenderung mendistorsi karakter living law dengan membekukan norma yang seharusnya dinamis. Rekonstruksi dibutuhkan untuk menempatkan living law sebagai sumber nilai materiil, memperkuat peran hakim sebagai otoritas adjudikatif, mengintegrasikan mekanisme penyelesaian ke dalam sistem peradilan pidana, serta menerapkan evaluasi normatif berkala. Model ini menjaga keseimbangan antara fleksibilitas living law dan kepastian hukum dalam hukum pidana nasional.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64985
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV