Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Malika Fathiaaura
dc.date.accessioned2026-07-27T06:19:27Z
dc.date.available2026-07-27T06:19:27Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64963
dc.description.abstractLatar belakang : Salah satu bentuk sediaan yang efektif untuk penghantaran nikotin adalah Oral Dissolving Film (ODF), karena dapat melarut cepat di rongga mulut, praktis, dan menghindari metabolisme lintas pertama. Pada penelitian ini digunakan kombinasi polimer natrium alginat dan gum acacia sebagai pembentuk film karena mampu menghasilkan lapisan yang elastis, homogen, dan stabil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi sediaan Oral Dissolving Film (ODF) yang mengandung ekstrak daun tembakau dengan kombinasi polimer natrium alginat dan gum acacia, serta menilai karakteristik fisik, mekanik, waktu disintegrasi, dan kestabilannya. Metode : Ekstrak daun tembakau diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Oral Dissolving Film dibuat dengan metode solvent casting menggunakan kombinasi natrium alginat dan gum acacia sebagai polimer. Evaluasi meliputi uji organoleptik, ketebalan, keragaman bobot, pH permukaan, daya lipat, kekuatan tarik, waktu disintegrasi, serta uji kestabilan penyimpanan. Karakterisasi dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM), dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Analisis uji ANOVA satu arah menggunakan R Studio versi 4.6.0. Hasil : Ekstrak daun tembakau berhasil diformulasikan menjadi Oral Dissolving Film (ODF). Dari sepuluh formula yang diuji, diperoleh lima formula terbaik berdasarkan evaluasi organoleptik, dengan formula F3AGG menunjukkan performa paling optimal. Formula tersebut menghasilkan film yang homogen, fleksibel, mudah dikelupas, memiliki ketebalan dan bobot yang seragam, daya lipat >200 kali, pH sesuai fisiologis rongga mulut, serta waktu disintegrasi <5 menit. Formula berbasis gliserin menunjukkan fleksibilitas lebih baik dibandingkan formula berbasis polietilen glikol yang cenderung lebih kaku. Uji stabilitas menunjukkan penurunan kualitas film pada suhu tinggi, sedangkan analisis SEM memperlihatkan struktur film berpori dengan distribusi pori cukup merata dan FTIR menunjukkan tidak adanya pembentukan gugus fungsi baru. Kesimpulan: Kombinasi polimer natrium alginat dan gum acacia mampu menghasilkan sediaan Oral Dissolving Film ekstrak tembakau dengan karakteristik fisik, mekanik, dan waktu disintegrasi yang baik. Formula F3AGG merupakan formula terbaik dengan sifat film yang homogen, fleksibel, stabil, dan memenuhi persyaratan ODF, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantaran nikotin yang praktis dan nyaman digunakan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAlginaten_US
dc.subjectGum Acaciaen_US
dc.subjectNicotiana tabacum L.en_US
dc.subjectNikotinen_US
dc.subjectODFen_US
dc.titlePengembangan Orral Dissolving Film (ODF) Mengandung Ekstrak Tembakau (Nicotina tabacum L.) dengan Polimer Kombinasi Alginat dan Gum Acaciaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613149


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record