Pengembangan Orral Dissolving Film (ODF) Mengandung Ekstrak Tembakau (Nicotina tabacum L.) dengan Polimer Kombinasi Alginat dan Gum Acacia
Abstract
Latar belakang : Salah satu bentuk sediaan yang efektif untuk penghantaran
nikotin adalah Oral Dissolving Film (ODF), karena dapat melarut cepat di rongga
mulut, praktis, dan menghindari metabolisme lintas pertama. Pada penelitian ini
digunakan kombinasi polimer natrium alginat dan gum acacia sebagai pembentuk
film karena mampu menghasilkan lapisan yang elastis, homogen, dan stabil.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi sediaan
Oral Dissolving Film (ODF) yang mengandung ekstrak daun tembakau dengan
kombinasi polimer natrium alginat dan gum acacia, serta menilai karakteristik fisik,
mekanik, waktu disintegrasi, dan kestabilannya.
Metode : Ekstrak daun tembakau diperoleh melalui metode maserasi menggunakan
etanol 96% dan diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Oral Dissolving Film
dibuat dengan metode solvent casting menggunakan kombinasi natrium alginat dan
gum acacia sebagai polimer. Evaluasi meliputi uji organoleptik, ketebalan,
keragaman bobot, pH permukaan, daya lipat, kekuatan tarik, waktu disintegrasi,
serta uji kestabilan penyimpanan. Karakterisasi dilakukan menggunakan Scanning
Electron Microscopy (SEM), dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR).
Analisis uji ANOVA satu arah menggunakan R Studio versi 4.6.0.
Hasil : Ekstrak daun tembakau berhasil diformulasikan menjadi Oral Dissolving
Film (ODF). Dari sepuluh formula yang diuji, diperoleh lima formula terbaik
berdasarkan evaluasi organoleptik, dengan formula F3AGG menunjukkan performa
paling optimal. Formula tersebut menghasilkan film yang homogen, fleksibel,
mudah dikelupas, memiliki ketebalan dan bobot yang seragam, daya lipat
>200 kali, pH sesuai fisiologis rongga mulut, serta waktu disintegrasi <5 menit.
Formula berbasis gliserin menunjukkan fleksibilitas lebih baik dibandingkan
formula berbasis polietilen glikol yang cenderung lebih kaku. Uji stabilitas
menunjukkan penurunan kualitas film pada suhu tinggi, sedangkan analisis SEM
memperlihatkan struktur film berpori dengan distribusi pori cukup merata dan FTIR
menunjukkan tidak adanya pembentukan gugus fungsi baru.
Kesimpulan: Kombinasi polimer natrium alginat dan gum acacia mampu
menghasilkan sediaan Oral Dissolving Film ekstrak tembakau dengan karakteristik
fisik, mekanik, dan waktu disintegrasi yang baik. Formula F3AGG merupakan
formula terbaik dengan sifat film yang homogen, fleksibel, stabil, dan memenuhi
persyaratan ODF, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantaran
nikotin yang praktis dan nyaman digunakan.
Collections
- Pharmacy [2101]
