| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam
implementasi e-Procurement di PT. Cahaya Bogeg Utama, serta menganalisis
efektivitas pelaksanaannya melalui aspek sumber daya manusia (SDM), teknologi,
manajerial, proses bisnis, sosialisasi, dan budaya organisasi. Latar belakang
penelitian ini didasari oleh kebutuhan transformasi digital untuk meningkatkan
efisiensi dan transparansi pengadaan, namun dalam praktiknya masih menghadapi
kendala operasional. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam
dengan informan kunci seperti Direktur, Manajer Operasional, dan Pengawas,
serta melalui observasi langsung dan studi dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi e-Procurement di PT. Cahaya Bogeg Utama
belum efektif dan masih berada pada tahap pengenalan. Hambatan utama yang
ditemukan meliputi keterbatasan pengetahuan teknis SDM, kurangnya staf khusus
di bidang pengadaan, alur kerja yang belum terintegrasi secara digital, serta
budaya organisasi yang masih cenderung konvensional dan resisten terhadap
perubahan. Meskipun infrastruktur teknologi dasar telah tersedia, perusahaan
masih sering kembali menggunakan metode manual karena keterbatasan
kompetensi digital karyawan. Peneliti menyarankan perlunya pelatihan
berkelanjutan dan perekrutan staf ahli untuk mengoptimalkan sistem ini di masa
mendatang. | en_US |