| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik kepala daerah dan
koneksi politik terhadap pengungkapan informasi tanggung jawab sosial dan
lingkungan (TJSL) pada situs web resmi pemerintah kabupaten dan kota di
Indonesia. Penelitian ini dimotivasi oleh meningkatnya tuntutan transparansi dan
akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penelitian ini menerapkan teori
agensi, teori pemangku kepentingan, dan teori legitimasi untuk menjelaskan
hubungan antara karakteristik politik dan praktik pengungkapan TJSL. Pendekatan
kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan dengan menggunakan data
sekunder yang dikumpulkan dari situs web resmi pemerintah, hasil pemilihan,
profil kepala daerah, dan publikasi politik. Variabel independen terdiri dari koneksi
politik, tingkat pendidikan, masa jabatan, afiliasi politik dengan kepala daerah
sebelumnya, dan kekuatan koalisi di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah),
sedangkan variabel dependen adalah pengungkapan TJSL. Analisis regresi linier
berganda digunakan untuk menguji hipotesis. Temuan diharapkan dapat
memberikan bukti empiris mengenai peran karakteristik politik dan kepemimpinan
dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas melalui pengungkapan TJSL
berbasis digital. | en_US |