Analisis Karakteristik Mikroplastik Sebagai Potensi Pencemar Non-point Source di Daerah Aliran Sungai Code Segmen Kota Yogyakarta
Abstract
Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang menjadi salah
satu pencemar utama di lingkungan perkotaan. Keberadaan mikroplastik di Daerah Aliran
Sungai (DAS) Code tidak hanya dipengaruhi oleh sumber pencemar terpusat (point
source), tetapi juga oleh sumber pencemar tidak terpusat (non-point source) yang berasal
dari aktivitas perkotaan dan terbawa melalui limpasan permukaan (runoff). Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kelimpahan, karakteristik, dan tingkat pencemaran
mikroplastik sebagai indikator pencemar non-point source di DAS Sungai Code segmen
Kota Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan pada 15 titik yang mewakili kawasan
permukiman dan jalan raya dengan kedalaman tanah 0–10 cm. Analisis laboratorium
dilakukan melalui proses pengeringan, destruksi bahan organik menggunakan H2O2 30%,
pemisahan massa jenis menggunakan larutan ZnCl2, penyaringan dengan kertas saring,
serta identifikasi menggunakan mikroskop dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy
(FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh titik
sampel dengan nilai kelimpahan berkisar antara 9,06–20,01 partikel/gram. Kelimpahan
tertinggi ditemukan pada titik J13 sebesar 20,01 partikel/gram, sedangkan terendah pada
titik P4 sebesar 9,06 partikel/gram. Rata-rata kelimpahan mikroplastik pada kawasan
jalan raya lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman. Mikroplastik didominasi oleh
bentuk fragment dan fiber dengan warna dominan hitam yang mengindikasikan pengaruh
aktivitas transportasi dan domestik. Ukuran mikroplastik yang ditemukan berkisar antara
0,01–3,84 mm. Hasil identifikasi FTIR menunjukkan adanya beberapa jenis polimer
plastik yang berasal dari aktivitas domestik dan penggunaan plastik sehari-hari. Nilai
Indeks Pencemaran Mikroplastik menunjukkan bahwa beberapa lokasi telah mengalami
tingkat pencemaran kategori sedang hingga tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini
menunjukkan bahwa runoff perkotaan berperan penting dalam distribusi dan akumulasi
mikroplastik sebagai pencemar non-point source di DAS Sungai Code.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
