Show simple item record

dc.contributor.authorRezki, Chairur
dc.date.accessioned2026-07-23T06:59:00Z
dc.date.available2026-07-23T06:59:00Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/64837
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara efikasi diri guru terhadap stres mengajar. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara efikasi guru terhadap stres mengajar. Semakin tinggi tingkat efikasi yang dimiliki seseorang guru, semakin rendah tingkat stres yang dimilikinya. Sebaliknya semakin rendah tingkat efikasi yang dimiliki oleh seseorang guru, semakin tinggi tingkat stres yang dimilikinya. Subjek dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di Sekolah Menengah Atas di Yogyakarta. Adapun skala yang digunakan adalah skala efikasi guru yang diadaptasi dari alat ukur Albert Bandura, Bandura’s Instrument: Teacher Self Efficacy Scale dan skala stres mengajar yang diadaptasi dari Clark (1980) yaitu Teacher Occupational Stress Factor Questionnaire. Skala efikasi guru berjumlah 30 aitem dan skala stres mengajar berjumlah 27 aitem. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 11.0 for Windows, untuk menguji apakah terdapat hubungan antara efikasi guru dengan stres mengajar. Korelasi tata jenjang Spearman menunjukkan korelasi sebesar r = -0,389 dengan p = 0,021 (p < 0,01) yang berarti ada hubungan negatif yang signifikan antara efikasi guru dengan stres mengajar. Jadi hipotesis penelitian diterima.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEfikasi Guruen_US
dc.subjectStres Mengajaren_US
dc.titleHubungan antara Efikasi Guru dengan Stres Mengajaren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM04320257


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record