Show simple item record

dc.contributor.authorZahra, Naila Fattika
dc.date.accessioned2026-07-20T07:28:47Z
dc.date.available2026-07-20T07:28:47Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64633
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Sistem Pengendalian Internal (SPI) pada bidang akuntansi di sebuah perusahaan BUMN sektor logistik dan pelayaran, khususnya terkait pengelolaan aset tetap dan pengujian penurunan nilai aset (impairment) berdasarkan kerangka COSO. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengelolaan aset dan pengendalian internal perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan Sistem Pengendalian Internal berdasarkan kerangka COSO, namun implementasinya belum berjalan optimal. Kelemahan utama ditemukan pada komponen aktivitas pengendalian dan penilaian risiko, serta didukung oleh kelemahan pada aspek komunikasi informasi dan pemantauan, khususnya dalam proses penilaian impairment aset tetap. Perusahaan belum memiliki pedoman dan prosedur yang mengatur secara rinci mengenai proses impairment aset tetap sehingga penilaian masih sangat bergantung pada judgement masing-masing pihak. Selain itu, risiko impairment belum dimasukkan ke dalam risk register dan belum didukung oleh mekanisme early warning system untuk mendeteksi potensi penurunan nilai aset sejak dini. Keterbatasan data pendukung, koordinasi antar unit kerja yang belum optimal, serta kompetensi sumber daya manusia yang belum sepenuhnya sesuai juga mempengaruhi efektivitas pengendalian internal. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya selisih signifikan antara laporan keuangan unaudited dan audited tahun 2024 akibat koreksi impairment aset tetap oleh auditor eksternal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Pengendalian Internal pada perusahaan belum sepenuhnya efektif dalam mendukung keandalan pelaporan keuangan, khususnya terkait pengelolaan aset tetap dan pengujian impairment aset. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat pengendalian internal melalui penyusunan prosedur impairment yang lebih rinci, penguatan manajemen risiko, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta optimalisasi penerapan Internal Control over Financial Reporting (ICOFR).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSistem Pengendalian Internalen_US
dc.subjectCOSOen_US
dc.subjectImpairment Aset Tetapen_US
dc.subjectAset Tetapen_US
dc.subjectLaporan Keuanganen_US
dc.subjectManajemen Risikoen_US
dc.titleEvaluasi Penerapan Sistem Pengendalian Internal Dalam Bidang Akuntansi di PT Pupuk Indonesia Logistiken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22312014


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record