• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Berbagai Metode Pencampuran Terhadap Karakteristik dan Umur Layan Perkerasan Stone Matrix Asphalt (SMA) Berfiller Fly Ash Batu Bara

    Thumbnail
    View/Open
    22511223.pdf (9.073Mb)
    Date
    2026
    Author
    Aulia, Saphira Ashya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) terus dikembangkan melalui pemanfaatan material alternatif, salah satunya filler limbah Fly Ash (FA) batu bara, untuk meningkatkan kinerja campuran sekaligus mendukung keberlanjutan. Namun, penelitian Prasetya (2024) menunjukkan bahwa penggunaan metode pencampuran konvensional menyebabkan penurunan kinerja campuran pada setiap variasi kadar FA. Kondisi tersebut diduga akibat distribusi aspal terhadap agregat dan filler yang kurang merata sehingga ikatan antar material menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi metode pencampuran, seperti metode dua tahap dan tiga tahap, untuk meningkatkan homogenitas campuran dan menghasilkan kinerja perkerasan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai metode pencampuran terhadap karakteristik dan umur layan perkerasan SMA berfiller FA batu bara. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Pembuatan benda uji hanya dilakukan menggunakan metode pencampuran dua tahap dan tiga tahap, sedangkan metode konvensional mengacu pada penelitian Prasetya (2024). Kadar filler FA yang digunakan sebesar 50%. Pengujian yang dilakukan untuk mengevaluasi kinerja campuran terdiri dari MS, IRS, ITS, TSR, DD, dan CL, serta analisis stiffness modulus dan perkiraan umur layan perkerasan menggunakan software KENPAVE berbasis pemodelan viskoelastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran SMA dengan metode pencampuran tiga tahap mampu memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan metode dua tahap maupun konvensional. Hal ini terbukti dari kemampuan metode tiga tahap yang menghasilkan distribusi aspal dan agregat yang lebih merata, sehingga ikatan adhesi, stabilitas, serta ketahanan campuran terhadap air dan suhu menjadi lebih baik. Kondisi tersebut juga membuat umur layan perkerasan dengan metode tiga tahap lebih tinggi dibandingkan metode lainnya, dengan jenis kerusakan awal berupa permanent deformation.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64600
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV