| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Cash Management System (CMS)
di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Yogyakarta dalam upaya
meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan. KPPN Yogyakarta merupakan instansi
vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang memiliki kewajiban menerapkan
sistem pembayaran nontunai melalui CMS sesuai PMK Nomor 183 Tahun 2019. Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi
kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan bendahara pengeluaran
dan petugas Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI) KPPN Yogyakarta,
serta didukung oleh data dokumentasi berupa hasil monitoring CMS. Efektivitas CMS
diukur menggunakan lima indikator efektivitas menurut Makmur, yaitu ketepatan waktu,
ketepatan perhitungan biaya, ketepatan berpikir, ketepatan melakukan perintah, dan
ketepatan sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CMS di KPPN
Yogyakarta telah memenuhi kelima indikator efektivitas tersebut. Penerapan CMS
terbukti mampu mempersingkat waktu transaksi, meningkatkan akurasi perhitungan
biaya, mendorong kemampuan pengguna, serta mewujudkan transparansi dan
akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
penerapan CMS berkontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas pengelolaan
keuangan di KPPN Yogyakarta. | en_US |