Pengembangan Produk Tausi Bidang Pemasaran
Abstract
Perintisan bisnis ini berfokus pada pengembangan produk Tahu Bakso Isi
(Tausi) sebagai inovasi kuliner lokal yang memiliki potensi pasar di Kota Yogyakarta.
Produk ini dikembangkan dari usaha tahu bakso dengan penambahan berbagai varian
rasa seperti jamur, keju, dan sosis guna meningkatkan daya tarik konsumen dari
berbagai kalangan. Tujuan utama dari pengembangan ini adalah menciptakan produk
yang berkualitas, higienis, serta sesuai dengan prinsip kehalalan dan standar keamanan
pangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan perintisan bisnis ini meliputi analisis
situasi pasar, identifikasi kebutuhan konsumen, serta pengembangan varian produk
dan strategi pemasaran berbasis digital.
Proses pemasaran dilakukan dengan memanfaatkan media sosial Instagram
dan layanan pemesanan online untuk memperluas jangkauan penjualan, serta didukung
oleh strategi branding melalui pembuatan logo, kemasan, dan konten promosi. Hasil
perintisan menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan mampu
memberikan dampak positif terhadap performa bisnis. Akun Instagram Tausi berhasil
memperoleh lebih dari 100 pengikut secara organik dalam tiga bulan awal dengan total
tayangan mencapai 4,6 ribu pada bulan pertama dan didominasi oleh jangkauan non-
pengikut hingga 71%, yang menunjukkan peningkatan brand awareness. Selain itu,
terjadi peningkatan minat konsumen terhadap produk paket, khususnya paket 15 pcs
yang mengalami kenaikan penjualan hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan
periode sebelumnya.
Secara keseluruhan, variasi produk, strategi konten digital, serta promosi yang
dilakukan mampu meningkatkan minat beli konsumen dan memperkuat posisi produk
di pasar kuliner lokal. Dengan strategi pemasaran yang tepat dan inovatif, Tahu Bakso
Isi (Tausi) memiliki potensi untuk berkembang sebagai produk unggulan UMKM
kuliner di Yogyakarta yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mendukung
pengembangan kewirausahaan berbasis lokal.
Collections
- Islamic Economics [1180]
