• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efek Kombinasi Kurkumin dan Jintan Hitam (Nigella Sativa) Terhadap Tingkat Steatosis Tikus (Rattus Norvegicus) yang diinduksi Hiperlipidemia

    Thumbnail
    View/Open
    19711177.pdf (2.043Mb)
    Date
    2026
    Author
    Rizkiyanto, Aldi Surya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Angka kematian secara global akibat NAFLD sekitar 15-20 dari 1.000 orang pertahunnya. Dikarenakan pengobatan farmakologis untuk NAFLD belum ada yang ditetapkan oleh Food and Drug Administration atau FDA. Maka yang dapat dilakukan saat ini hanya sebatas pencegahan melalui modifikasi gaya hidup seperti diet rendah lemak serta mengkonsumsi tanaman herbal, seperti rimpang kunyit dan jintan hitam. Tujuan Penelitian: Mengetahui apakah pemberian kombinasi kurkumin dan jintan hitam (Nigella Sativa) memiliki efek dalam mencegah terjadinya steatosis pada tikus (Rattus Norvegicus) yang diinduksi hiperlipidemia dibandingkan tidak kombinasi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium menggunakan randomized post-test control group design yang dilakukan untuk mengetahui efek pemberian kombinasi kurkumin dan jintan hitam (Nigella Sativa) terhadap tingkat steatosis Rattus norvegicus pasca induksi hiperlipidemia dibanding tidak kombinasi. Hasil: Pada uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk Test data kami menunjukkan tidak terdistribusi normal. Pada uji homogenitas menggunakan One Way ANOVA persebaran data tidak homogen, maka oleh karena itu uji statistik dilanjut menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil dari uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p yang signifikan p=0,041 (p<0,05). Hal ini berarti, secara statistik terdapat pengaruh perlakuan terhadap tingkat keparahan steatosis antar kelompok perlakuan. Karena nilai p<0,05 maka dilanjut dengan uji post hoc Mann Whitney U test dan didapatkan kelompok P2 kurkumin dengan P4 kombinasi nilai P=0,350 (p>0,05) yang berarti tidak bermakna, serta kelompok P3 jintan hitam dengan P4 kombinasi nilai P=0,222 (p>0,05) yang berarti tidak bermakna. Kesimpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap tingkat keparahan steatosis tetapi tidak bermakna jika bandingan antara kombinasi dan tidak kombinasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64405
    Collections
    • Medical Education [2958]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV