• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Program Kebijakan Otonomi Daerah No 54 Tahun 2016 terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama Islam Melalui Model Cipp di Kabupaten Sarolangun-jambi

    Thumbnail
    View/Open
    24913032.pdf (12.38Mb)
    Date
    2026
    Author
    Firnanda, Rizky
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan kebijakan otonomi daerah dalam Peraturan Bupati Sarolangun Nomor 54 Tahun 2016 tentang program 15 menit membaca Al-Qur’an sebelum kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Sarolangun. Evaluasi ini menempatkan kebijakan tersebut dalam kerangka hukum pendidikan nasional dan keagamaan, antara lain Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 tentang Pendidikan, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama Nomor 128 Tahun 1982 dan Nomor 4A Tahun 1982 tentang Usaha Peningkatan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an, serta Peraturan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Agama Nomor 0198/U/1985 dan Nomor 35 Tahun 1985 tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama di Sekolah/Kursus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode evaluasi program model CIPP yang meliputi aspek konteks, input, process, dan product. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan pihak terkait di beberapa SD dan SMP di Kabupaten Sarolangun. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, kebijakan ini lahir dari kebutuhan meningkatkan karakter religius dan kemampuan membaca Al- Qur’an peserta didik. Pada aspek masukan, program didukung oleh sumber daya manusia yang cukup memadai, meskipun masih terdapat perbedaan kemampuan guru, keterbatasan sarana, dan belum optimalnya panduan pelaksanaan. Pada aspek proses, program telah berjalan rutin di sebagian besar sekolah dan menciptakan suasana religius, tetapi pengawasan dan koordinasi antarinstansi masih perlu ditingkatkan. Pada aspek produk, program berdampak positif terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an, kedisiplinan, dan pembentukan akhlak peserta didik. Dengan demikian, kebijakan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Sarolangun, tetapi masih memerlukan penguatan pembinaan, pengawasan, serta dukungan sarana dan prasarana agar pelaksanaannya lebih optimal dan merata.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64388
    Collections
    • Islamic Education [1275]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV