Pengaruh Pengungkapan Aspek Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial dalam Laporan Keberlanjutan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Keberagaman Gender sebagai Variabel Moderasi
Abstract
Pengungkapan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial dalam laporan keberlanjutan
yang sesuai dengan Global Reporting Initiative (GRI) standar merupakan bentuk
transparansi dan tanggung jawab perusahaan dalam mengungkapkan informasi
dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial akibat dari operasional perusahaan kepada
pemangku kepentingan. Semakin meningkatnya kesadaran terhadap isu
keberlanjutan mendorong perusahaan untuk mengungkapkan informasi tersebut
sebagai upaya meningkatkan nilai perusahaan di mata investor. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan aspek ekonomi, lingkungan
dan sosial dalam laporan keberlanjutan berdasarkan standar GRI terhadap kinerja
keuangan perusahaan yang dinilai menggunakan Tobin’s Q, serta menguji peran
keberagaman gender dalam direksi perusahaan sebagai variabel moderasi.
Penelitian ini mengadopsi teori pemangku kepentingan yang menekankan bahwa
keberlangsungan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan
dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pemangku kepentingan perusahaan.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan
dan/atau laporan keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) selama periode 2021-2024. Metode regresi berganda dengan sampel
sebanyak 1.256 digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini
menunjukan bahwa pengungkapan aspek ekonomi tidak memberikan pengaruh
positif terhadap kinerja keuangan perusahaan dan pengungkapan aspek sosial
berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya
pengungkapan aspek lingkungan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan
perusahaan. selain itu, keberagaman gender dalam direksi tidak mampu
memperkuat pengaruh ketiga aspek tersebut terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Collections
- Accounting [5262]
