Penerapan Model Problem Based Learning dalam meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa di SDI Salsabila 8 Pandowoharjo Sleman
Abstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya keaktifan
siswa dalam pembelajaran PAI yang cenderung didominasi model ceramah, sehingga diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada
siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem
Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta
menggambarkan keaktifan belajar siswa kelas III di SDIT Salsabila 8
Pandowoharjo, Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI dan siswa kelas
III SDIT Salsabila 8 Pandowoharjo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi sumber, teknik dan waktu. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based
Learning dalam pembelajaran PAI dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu
pemberian orientasi masalah, pengorganisasian siswa, pembimbingan
penyelidikan individu maupun kelompok, pengembangan dan penyajian hasil serta
evaluasi proses pemecahan masalah. Penerapan model Problem Based Learning
mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa yang ditunjukkan melalui
keterlibatan aktif dalam diskusi kelompok, keberanian mengemukakan pendapat, kemampuan bekerja sama serta meningkatnya perhatian dan antusiasme siswa
selama pembelajaran berlangsung. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya
masih ditemui beberapa hambatan seperti perbedaan kemampuan pemahaman
siswa terhadap masalah yang diberikan dan keterbatasan sarana pendukung. Secara keseluruhan, penerapan model Problem Based Learning terbukti mampu
meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama
Islam di SDIT Salsabila 8 Pandowoharjo.
Collections
- Islamic Education [1275]
