• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pertimbangan Hakim Atas Penolakan Dispensasi Kawin dan Perlindungan Calon Anak (Telaah Yuridis dan Kaidah Fiqhiyah Terhadap Penetapan Nomor 393/Pdt.P/2024/PA.Wsb)

    Thumbnail
    View/Open
    22421103.pdf (3.401Mb)
    Date
    2026
    Author
    Himatussoba, Tazkiyani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perkawinan dini di Kabupaten Wonosobo yang melampaui rata-rata regional. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah tahun 2023, tercatat sebanyak 20,81% perempuan di wilayah tersebut melangsungkan perkawinan pertama pada usia kurang dari 17 tahun, dan 26,9% lainnya pada rentan usia 17-18 tahun. Di tengah dominasi putusan yang mengabulkan permohonan, Penetapan Nomor 393/Pdt.P/2024/PA.Wsb menyajikan diskursus hukum yang unik karena hakim menolak dispensasi kawin meskipun anak pemohon dalam kondisi hamil. Penolakan ini memicu konsekuensi hukum kompleks, baik bagi masa depan anak pemohon maupun status hukum anak yang dikandungnya. Studi kualitatif ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui wawancara dan telaah dokumen. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menguji relevansi pertimbangan hakim dengan hukum positif serta kaidah fiqhiyah dar’u al-mafasid muqaddamun ‘ala jalbi al-mashalih. Hasil penelitian mengungkap bahwa penolakan permohonan bukan disebabkan oleh kendala administratif, melainkan karena fakta hukum di persidangan tidak mendukung dalil pemohon. Secara yuridis, hakim memprioritaskan prinsip perlindungan anak diatas legalitas perkawinan dini, sementara secara kaidah fiqhiyah, putusan ini selaras dengan upaya pencegahan kemudaratan jangka panjang. Meskipun ditolak, pertimbangan hakim tetap berupaya menjamin perlindungan dan hak-hak bagi anak diluar perkawinan demi mewujudkan kemaslahatan yang berkeadilan bagi semua pihak.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64325
    Collections
    • Islamic Law [996]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV