Penerapan Value Added Statement pada Perbankan Syariah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menilai pertanggungjawaban perbankan syariah kepada stakeholders melalui value added statement (Laporan Nilai Tambah). Value Added Statement merupakan laporan keuangan yang lebih menekankan prinsip full disclosure yang merupakan cerminan kepekaan manajemen terhadap proses aktivitas bisnis terhadap pihak-pihak yang terlibat di dalamnya yaitu stakeholders. Kepekaan itu terwujud berupa penyajian informasi akuntansi melalui distribusi nilai tambah secara lebih adil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif, yaitu dengan mendeskripsikan hasil penelitian berupa kinerja keuangan di 5 perbankan syariah dari 5 negara yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Islam Malaysia Berhad, Meezan Islamic Bank, ABC Islamic Bank, Jordan Islamic Bank untuk tahun 2009, 2010 dan 2011 yang menggunakan konsep nilai tambah (value added), dan dilanjutkan dengan melakukan analisis terhadap hasil penelitian untuk menjelaskan secara rinci mengenai pendistribusian nilai tambah kepada stakeholder. Sumber data penelitian ini adalah Laporan keuangan tahun 2009 sampai 2011 serta literatur terkait. Dari perhitungan nilai tambah menunjukkan bahwa pada setiap bank mengalami fluktuasi nilai tambah yang dihasilkan dari tahun 2009 sampai 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan perhitungan distribusi nilai tambah dapat dilihat bahwa perbankan syariah bukanlah instasi atau perusahaan yang bersifat shareholder oriented. Dilihat dari laporan nilai tambah, perbankan syariah ternyata memiliki kepedulian yang sangat besar kepada stakeholders secara luas, yaitu Tuhan, manusia, dan alam. Kepedulian ini diwujudkan dengan kesediaan manajemen untuk mendistribusikan nilai tambah kepada semua pihak yang terlibat dalam perolehan nilai tambah, baik itu direct stakeholder maupun indirect stakeholder. Namun dari segi proporsional pendistribusian nilai tambah kepada stakeholder, Perbankan syariah memiliki kepedulian yang maksimal kepada karyawan dan nasabah (penyandang dana).
Collections
- Accounting [5262]
