Analisis Rasio Laporan Keuangan Pada OPZ Dompet Dhuafa Sebelum, Selama, dan Sesudah Covid – 19
Abstract
Mengukur kinerja keuangan sangat penting bagi lembaga untuk
mengetahui tingkat aktivitas lembaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis
kinerja keuangan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) Dompet Dhuafa pada periode
sebelum, selama, dan sesudah pandemi COVID-19. Metode yang digunakan
adalah deskriptif kuantitatif dengan data laporan keuangan tahun 2019, 2021, dan
2024, dianalisis menggunakan rasio keuangan PUSKAS BAZNAS yang meliputi
rasio aktivitas, operasional, likuiditas, dan pertumbuhan. Hasil analisis
menunjukkan bahwa, Rasio aktivitas mengalami peningkatan, terutama pada
penyaluran dana zakat yang semakin optimal dari tahun ke tahun, meskipun
penyaluran dana infak dan sedekah masih belum sepenuhnya maksimal. Rasio
operasional Secara umum, Dompet Dhuafa sangat efisien saat pandemi, namun
belum konsisten sebelum dan sesudahnya. Kenaikan rasio hak amil juga perlu
dikendalikan agar tidak mengurangi optimalisasi penyaluran dana kepada
mustahik. Rasio likuiditas mengalami peningkatan pada masa pandemi COVID-
19, yang mencerminkan sikap kehati-hatian lembaga dalam menjaga ketersediaan
dana untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi. Namun, pada periode setelah
pandemi, rasio likuiditas mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya
penyaluran dana untuk program-program sosial. Sementara itu, rasio pertumbuhan
menunjukkan pola fluktuatif, dengan kecenderungan menurun sebelum pandemi,
meningkat selama pandemi akibat tingginya kepedulian masyarakat dalam
berdonasi, dan kembali menurun setelah pandemi karena adanya perubahan
prioritas ekonomi masyarakat.
Collections
- Islamic Economics [1180]
