| dc.description.abstract | Perguruan tinggi sebagai entitas non-profit memiliki kewajiban perpajakan atas
berbagai aktivitas operasional, termasuk pembayaran penghasilan pegawai,
penggunaan jasa pihak ketiga, serta pengadaan barang dan jasa. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi mekanisme sinkronisasi antara SIM Pajak UII dan
sistem akuntansi SAP dalam pengelolaan perpajakan di Universitas Islam Indonesia
serta menganalisis efektivitas penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui teknik wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIM
Pajak UII telah meningkatkan efisiensi dan akurasi perhitungan PPh Pasal 21 melalui
otomatisasi sistem. Namun, ditemukan bahwa mekanisme sinkronisasi dengan SAP
belum terintegrasi secara otomatis dan masih bergantung pada proses rekonsiliasi
manual menggunakan bantuan Google Spreadsheet. Kendala utama yang diidentifikasi
meliputi perbedaan waktu input data antar unit transaksi, kesalahan pengisian kode
akun pada sistem SAP, perbedaan format data, serta keterlambatan pembaruan data
secara real-time. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun kualitas sistem internal
sudah memadai, diperlukan penguatan integrasi sistem yang lebih terstruktur guna
meminimalkan risiko ketidaksesuaian pelaporan dan meningkatkan keandalan tata
kelola perpajakan institusi. | en_US |