Show simple item record

dc.contributor.authorRinjani, Rayung Sekar
dc.date.accessioned2026-07-10T03:11:53Z
dc.date.available2026-07-10T03:11:53Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64253
dc.description.abstractSelama ini, klasifikasi status sosial ekonomi rumah tangga di Indonesia masih sebatas pada dua kategori, yaitu miskin dan tidak miskin. Dengan adanya fenomena penurunan kelas menengah di Indonesia, penting untuk memperhatikan kelompok ini karena peranannya yang cukup signifikan. D.I. Yogyakarta, dengan permasalahan kemiskinan serta ketimpangan yang tidak kunjung terselesaikan, memungkinkan lebih terdampaknya daerah ini dari fenomena tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait analisis pada faktor penentu status sosial ekonomi penduduk D.I. Yogyakarta menggunakan regresi logistik multinomial. Penelitian ini menggunakan kategorisasi status sosial ekonomi oleh Bank Dunia, yaitu miskin, rentan miskin, menuju kelas menengah, kelas menengah, dan kelas atas. Data pada penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari Susenas Maret 2023 dengan 12 variabel independen yang digunakan. Pemodelan dilakukan menggunakan regresi logistik multinomial karena metode ini dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh dari variabel- variabel independen, baik berupa variabel independen kontinu maupun kategorik, terhadap variabel dependen kategorik yang memiliki kategori lebih dari 2 kategori. Analisis regresi logistik multinomial ini menghasilkan 4 model, yaitu model kategori miskin, rentan miskin, kelas menengah, dan kelas atas dengan kategori menuju kelas menengah sebagai baseline. Faktor penentu pada model kategori miskin, rentan miskin, dan kelas menengah, yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan tertinggi KRT, status perkawinan, status pekerjaan, klasifikasi daerah tempat tinggal, status migrasi, kepemilikan tabungan, kepemilikan jaminan kesehatan, banyaknya anggota rumah tangga, status kepemilikan bangunan tempat tinggal, status rumah layak huni, interaksi antara variabel jenis kelamin dengan variabel pendidikan tertinggi, dan interaksi antara variabel klasifikasi daerah dengan status migrasi pada semua level, sedangkan pada model kelas atas variabel status pekerjaan level tidak bekerja, status perkawinan level cerai mati, dan interaksi level variabel perempuan berpendidikan SMA/MA sederajat tidak berpengaruh secara signifikan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKelas Menengahen_US
dc.subjectKesejahteraan Rumah Tanggaen_US
dc.subjectRegresi Logistik Multinomialen_US
dc.subjectStatus Sosial Ekonomien_US
dc.titleAnalisis Faktor Penentu Status Sosial Ekonomi Penduduk menggunakan Regresi Logistik Multinomial (Studi Kasus: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional D.I. Yogyakarta Maret 2023)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21611115


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record