Pengaruh Zakat terhadap Kemiskinan dengan Moderasi Belanja Sosial Pada 8 Provinsi di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeluaran zakat terhadap
kemiskinan dengan mengintervensi rasio belanja sosial sebagai variabel moderasi
serta menggunakan variabel kontrol Indeks Pembangunan Manusia (IPM),
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Kapasitas Fiskal Daerah (KFD).
Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama di Indonesia dalam
pembangunan ekonomi, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi
permasalahan tersebut seperti dengan instrumen keuangan sosial islam dan belanja
sosial sebagai kebijakan fiskal pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode analisis inferensial dengan regresi data panel mencakup
cross-section dan time series. Model yang digunakan pada penelitian yaitu fixed
effect model (FEM), disertai dengan uji asumsi klasik dan uji pemilihan model.
Variabel yang digunakan yaitu pengeluaran zakat, belanja sosial, kemiskinan,
indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran terbuka, dan kapasitas fiskal
daerah. Hasil penelitian menunjukan pada uji secara parsial, variabel zakat dan
rasio belanja sosial menunjukan arah hubungan negatif dan IPM menunjukan arah
positif. Namun variabel tersebut tidak menunjukan pengaruh signifikan terhadap
kemiskinan. Sedangkan pada variabel TPT menunjukan arah positif dan signifikan
terhadap kemiskinan dengan pengaruh terhadap penurunan kemiskinan,
sedangkan pada TPT . Namun, pada uji secara simultan rasio belanja sosial dapat
memoderasi zakat terhadap kemiskinan dengan sangat signifikan dan terindikasi
moderasi murni. Hal ini menunjukan bahwa zakat sebagai instrumen
komplementer terhadap kebijakan fiskal pemerintah yaitu belanja sosial memiliki
pengaruh yang kuat terhadap penurunan kemiskinan.
Collections
- Islamic Economics [1180]
