| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk merancang kandidat primer universal berbasis
gen kloroplas rbcL pada tumbuhan menggunakan pendekatan bioinformatika secara
in silico. Data yang digunakan berupa 30 sekuens gen rbcL yang diperoleh dari
basis data NCBI GenBank dan mewakili berbagai spesies tumbuhan. Analisis
deskriptif dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik sekuens berdasarkan panjang
dan kandungan GC (GC content). Identifikasi motif konservatif dilakukan
menggunakan pendekatan alignment-free berbasis k-mer dengan variasi panjang k
= 3 hingga 15 dan ambang frekuensi minimal sebesar 60%. Motif konservatif yang
diperoleh kemudian digunakan untuk membentuk kandidat primer yang selanjutnya
dievaluasi secara in silico berdasarkan tingkat kecocokan terhadap seluruh sekuens
target. Hasil analisis menunjukkan bahwa gen rbcL memiliki panjang sekuens yang
relatif stabil pada kisaran 1428–1479 bp dengan rata-rata 1441,9 bp, serta nilai GC
content berkisar antara 42,41% hingga 45,73% dengan rata-rata 43,63%, yang
mengindikasikan tingkat konservasi yang cukup tinggi. Meskipun pendekatan k-
mer berhasil mengidentifikasi motif konservatif, hasil evaluasi menunjukkan
bahwa sebagian besar kandidat primer tidak memiliki kecocokan terhadap seluruh
sekuens. Primer pembanding dari penelitian sebelumnya menunjukkan tingkat
kecocokan tertinggi sebesar 83,3%, namun belum mencapai universalitas penuh.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan primer
universal yang mampu mengamplifikasi seluruh sekuens gen rbcL pada dataset
yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa variasi genetik antarspesies masih
cukup tinggi pada daerah target primer, sehingga menjadi tantangan dalam
perancangan primer universal berbasis gen rbcL. | en_US |