Show simple item record

dc.contributor.authorRaihana, Alya Ulfah
dc.date.accessioned2026-07-06T06:40:17Z
dc.date.available2026-07-06T06:40:17Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64138
dc.description.abstractLatar belakang: Pasien PPOK rawat inap, khususnya lansia dengan polifarmasi, berisiko tinggi mengalami ROTD yang memengaruhi efektivitas terapi. Evaluasi profil pasien, pengobatan, efektivitas, dan ROTD penting untuk memastikan terapi yang aman dan optimal. Tujuan: Mengetahui profil pasien dan pengobatan, serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitas dan ROTD pada pasien PPOK rawat inap. Metode: Penelitian potong lintang retrospektif dengan teknik consecutive sampling menggunakan data rekam medis pasien PPOK rawat inap tahun 2025. Efektivitas terapi dinilai dari perbaikan kondisi klinis, sedangkan ROTD diidentifikasi dari kejadian klinis setelah penggunaan obat. Analisis meliputi uji univariat, bivariat (Chi-Square/Fisher’s), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Pasien didominasi laki-laki usia ≥60 tahun dengan polifarmasi. Terapi didominasi kombinasi bronkodilator, kortikosteroid, mukolitik, dan antibiotik dengan rute intravena. Efektivitas terapi mencapai 93,15%. Jumlah komorbid dan jumlah obat PPOK berhubungan dengan efektivitas, dengan jumlah obat sebagai faktor dominan (p=0,032; OR=4,890). ROTD terbanyak disebabkan oleh metilprednisolon (53,23%). Usia dan lama rawat inap berhubungan signifikan dengan ROTD, dengan usia (p=0,031; OR=3,220) dan jumlah obat PPOK (p=0,038; OR=3,893) sebagai faktor dominan. Kesimpulan: Efektivitas terapi PPOK rawat inap dipengaruhi jumlah obat PPOK, dengan dominasi penggunaan terapi kombinasi. ROTD terbanyak disebabkan metilprednisolon berupa hipertensi dan insomnia, sedangkan usia serta jumlah obat PPOK menjadi faktor dominan terhadap ROTD.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEfektivitas Terapien_US
dc.subjectReaksi Obat yang Tidak Dikehendaki (ROTD)en_US
dc.subjectPenyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)en_US
dc.subjectRawat Inapen_US
dc.subjectRumah Sakiten_US
dc.titleAnalisis Efektivitas dan Reaksi Obat yang Tidak dikehendaki Pada Pengobatan Pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Rawat Inap di Rumah Sakit Tipe Cen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613025


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record