• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peran Apoteker Klinis dalam Analisis Drug-Related Problems Berbasis PCNE pada Pasien Stroke Iskemik di RS An-Nisa Tangerang

    Thumbnail
    View/Open
    22613057.pdf (3.308Mb)
    Date
    2026
    Author
    Zola, Rafzani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Stroke iskemik merupakan penyakit dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Kompleksitas terapi akibat komorbiditas dan polifarmasi meningkatkan risiko Drug-Related Problems (DRPs). Peran apoteker klinis dalam mengidentifikasi dan mengelola DRPs menjadi penting untuk meningkatkan rasionalitas terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis DRPs dan hubungan karakteristik pasien dengan kejadian DRPs, serta mendeskripsikan intervensi apoteker klinis pada pasien stroke iskemik. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis elektronik pasien stroke iskemik periode Januari–Desember 2025. Identifikasi dan klasifikasi DRPs dilakukan berdasarkan PCNE v9.0. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan bantuan perangkat lunak RStudio dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Dari 309 pasien, DRPs ditemukan pada 47 pasien (15,12%) dengan total 58 kejadian. Masalah didominasi oleh domain keamanan (P2.1) berupa kejadian obat yang merugikan (mungkin) terjadi sebanyak 43 kejadian (74,14%). Penyebab utama adalah C1.4 kombinasi obat yang tidak tepat sebanyak 38 kejadian (65,52%). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik pasien dengan kejadian DRPs (p>0,05). Intervensi apoteker klinis didominasi oleh konseling pasien dan edukasi keluarga dengan tingkat penerimaan sebesar 87,04%. Kesimpulan: Kejadian DRPs pada pasien stroke iskemik tergolong rendah, namun didominasi oleh masalah keamanan terapi akibat interaksi obat pada kondisi polifarmasi. Sebagian DRPs memerlukan intervensi langsung seperti penyesuaian dosis atau penggantian obat, sehingga diperlukan pemantauan klinis intensif untuk mencegah adverse drug reactions ADR. Penerapan PCNE v9.0 efektif dalam mengidentifikasi DRPs serta menegaskan pentingnya peran apoteker klinis dalam optimalisasi terapi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64112
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV