Show simple item record

dc.contributor.authorAnjani, Pingki Ratna
dc.date.accessioned2026-07-04T08:12:04Z
dc.date.available2026-07-04T08:12:04Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64085
dc.description.abstractKerusakan jalan merupakan permasalahan penting karena berdampak pada mobilitas, keselamatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk di Kabupaten Indragiri Hulu yang memiliki kondisi jalan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi hingga kategori rusak berat. Metode pemantauan secara manual dinilai kurang efisien karena memerlukan waktu dan tenaga yang besar serta berpotensi menimbulkan subjektivitas dalam penilaian. Seiring dengan perkembangan teknologi, kecerdasan buatan khususnya Deep Learning menawarkan solusi yang lebih cepat dan akurat melalui deteksi berbasis citra. Salah satu algoritma yang digunakan adalah YOLOv11 yang mampu melakukan deteksi objek secara real- time dengan tingkat akurasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi otomatis kerusakan jalan di Kabupaten Indragiri Hulu menggunakan YOLOv11, serta melakukan estimasi dimensi kerusakan berdasarkan hasil deteksi. Proses penelitian meliputi pengolahan dataset citra menggunakan platform Roboflow, pelatihan model, serta evaluasi kinerja menggunakan metrik precision, recall, dan mAP50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki kinerja yang sangat baik dengan nilai precision sebesar 96,1%, recall sebesar 95,3%, dan mAP50 sebesar 99%. Secara spesifik, kelas Baik memperoleh precision 98,9% dan mAP50 99,5%, kelas Rusak memperoleh precision 95,7% dan mAP50 99,3%, kelas Rusak Berat memperoleh precision 93,7% dan mAP50 98,3%, serta kelas Sedang memperoleh precision 96,1% dan mAP50 98,4%. Selain itu, sistem juga mampu menghasilkan estimasi dimensi kerusakan dalam satuan centimeter secara otomatis. Hasil evaluasi menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menunjukkan bahwa estimasi dimensi memiliki tingkat akurasi yang cukup baik, dengan nilai MAPE lebar sebesar 4,1% dan 1,84%, serta MAPE tinggi sebesar 12,47% dan 11,75% pada data uji. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu mendukung proses identifikasi dan penilaian kerusakan jalan secara lebih objektif dan efisien, meskipun masih terdapat keterbatasan pada jumlah data uji.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDeep Learningen_US
dc.subjectDeteksi Berbasis Citraen_US
dc.subjectEstimasi dimensien_US
dc.subjectKerusakan jalanen_US
dc.subjectYOLOv11en_US
dc.titleDeteksi Kerusakan Jalan Menggunakan YOLOv11 berbasis Citra Digitalen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22611021


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record