Analisis Permasalahan Penggunaan Obat pada Pasien Lanjut Usia di Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir
Abstract
Penggunaan obat yang tepat, aman, dan rasional merupakan komponen penting
dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien lanjut usia yang
memiliki kerentanan tinggi terhadap permasalahan penggunaan obat (Drug Related
Problems/DRPs). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan
penyebab DRPs, menilai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DRPs,
serta menganalisis intervensi apoteker dalam penanganan permasalahan pengobatan
tersebut di Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini
menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional dan
pengumpulan data dilakukan secara prospektif terhadap 160 pasien lanjut usia yang
memenuhi kriteria inklusi selama periode November 2024 hingga Januari 2025.
Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk menilai
hubungan antara faktor-faktor pasien dan kejadian DRPs, serta dilanjutkan dengan
regresi logistik guna mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap
kejadian DRPs. Faktor-faktor pasien meliputi usia, jenis kelamin, jumlah obat, dan
diagnosis penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,3% pasien lanjut usia
mengalami DRPs, dengan kategori yaitu ketidakefektifan terapi (62,2%) dan
masalah keamanan obat (37,8%). Berdasarkan klasifikasi Pharmaceutical Care
Network Europe (PCNE) V9.0, penyebab utama DRPs meliputi durasi pengobatan
yang terlalu singkat (27,6%), regimen dosis yang tidak adekuat (22,4%), dan
ketiadaan obat di fasilitas pelayanan (17,3%). Hasil analisis regresi logistik
menunjukkan bahwa faktor usia (p=0,000; OR=5,945) dan diagnosis penyakit
(p=0,034; OR=1,681) berhubungan signifikan dengan kejadian DRPs. Intervensi
yang dilakukan oleh apoteker memberikan layanan terapi yang baik, sebesar 88,8%
DRPs terselesaikan sepenuhnya (O1) dan 11,2% terselesaikan sebagian (O2)
berdasarkan klasifikasi PCNE. Kolaborasi antartenaga kesehatan di fasilitas
kesehatan primer senantiasa perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas terapi
pasien lanjut usia dengan penyakit kronik.
Collections
- Master of Pharmacy [52]
