Pemodelan Klaim Bpjs Kesehatan Menggunakan Metode Hibrida Dekomposisi Arima Copula (Studi Kasus : Klaim Rawat Inap dan Rawat Jalan Di RS X)
Abstract
Kenaikan klaim rawat inap (ranap) dan rawat jalan (rajal) dari waktu ke waktu,
inflasi medis yang tinggi, pertumbuhan jumlah peserta, serta meningkatnya
pemanfaatan layanan kesehatan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh
BPJS Kesehatan. Peningkatan kedua jenis klaim tersebut mengindikasikan adanya
keterkaitan pola pergerakan yang cukup kuat antara klaim ranap dan rajal yang
mungkin dipengaruhi oleh faktor operasional, seperti jumlah kunjungan atau
rujukan pasien. Diperlukan pendekatan pemodelan yang mampu merepresentasikan
pola deret waktu sekaligus struktur ketergantungan antar variabel. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi pola keterkaitan antara klaim ranap dan rajal,
serta mengevaluasi kinerja model hibrida dalam merepresentasikan pola klaim
tersebut. Pendekatan hibrida ini mampu menangkap pola tren dan musiman melalui
dekomposisi, serta memodelkan dinamika deret waktu menggunakan ARIMA.
Copula digunakan untuk memodelkan struktur ketergantungan antar variabel secara
lebih fleksibel tanpa harus mengasumsikan bentuk distribusi tertentu. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa model copula terbaik yang diperoleh adalah Copula
Student’s t. Selain itu, penerapan model hibrida Dekomposisi ARIMA Copula
mampu meningkatkan kinerja model dalam merepresentasikan pola keterkaitan
antara klaim ranap dan rajal. Hal ini ditunjukkan oleh penurunan nilai MAPE pada
klaim ranap sebesar 1.19% dan klaim rajal sebesar 1.25% dibandingkan model
tanpa copula.
Collections
- Statistics [1327]
