Manajemen Risiko pada Diversifikasi Bisnis Alat dan Mesin Pertanian untuk Penyempurnaan Model Bisnis Menggunakan BMC, FMEA, Dan PICA (Studi Kasus: PT Industri Kereta API (Persero))
Abstract
PT Industri Kereta Api (Persero) menghadapi ketidakpastian bisnis yang mendorong
perlunya strategi diversifikasi produk ke sektor alat dan mesin pertanian, namun strategi
ini berpotensi menimbulkan berbagai risiko sehingga diperlukan analisis risiko secara
sistematis sejak tahap perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi,
menganalisis, dan memprioritaskan risiko serta merumuskan mitigasinya. Identifikasi
risiko dilakukan melalui perancangan model bisnis menggunakan Business Model
Canvas (BMC) yang menghasilkan 25 potensi risiko dari sembilan elemen. Analisis
menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) menunjukkan nilai Risk
Priority Number (RPN) pada rentang 174,22 hingga 374,81, dengan risiko tertinggi
keterlambatan pembayaran pelanggan, diikuti perbedaan karakteristik pasar dan
ketidakpastian permintaan. Visualisasi melalui heatmap menunjukkan seluruh risiko
berada pada kategori medium sehingga tidak dapat dijadikan dasar prioritas, sehingga
penentuan risiko prioritas dilakukan berdasarkan nilai rata-rata RPN dan menghasilkan
11 risiko prioritas dengan nilai di atas rata-rata. Selanjutnya, mitigasi risiko dirumuskan
menggunakan pendekatan Problem Identification and Corrective Action (PICA) dengan
fokus pada aspek finansial, pasar, dan operasional, yang kemudian diintegrasikan ke
dalam penyempurnaan model bisnis agar lebih adaptif dan berbasis pengendalian risiko.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
