Aplikasi Manajemen Pembiayaan Gadai Emas di Perbankan Syari’ah (Studi di Bank BRI Syari’ah Cabang Yogyakarta)
Abstract
Makin berkembangnya ekonomi syari'ah menunjang meningkatnya transaksi dengan menggunakan dasar syari'ah, ini salah satu yang melatar belakangi ikut berkembangnya gadai emas di kalangan masyarakat kita yang mayoritas muslim. Selain itu emas yang menjadi komoditi gadai juga mempunyai ketahanan nilai yang setabil bahkan cendrung naik nilainya. Bahkan selain itu jumlah transaksi yang ada di perbankan syari'ah ikut meningkat dan berakibat keuntungan melampaui target yang di tetapkan oleh manajemen dari setiap priodenya. Selain itu pembiayaan Gadai juga merupakan salah satu transaksi yang telah dikenal dalam kehidupan masyarakat, dalam upaya untuk mendapatkan dana guna berbagai kebutuhan. Transaksi hukum gadai dalam fiqh Islam disebut ar-rahn. Ar-rahn adalah suatu jenis perjanjian untuk menahan suatu barang sebagai tanggungan utang. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan yang akan diteliti dalam peneltian ini adalah: Bagaimana aplikasi manajemen dalam Pembiayaan Gadai Emas ini apkah sudah sesuai dengan prinsip- prinsip syari'ah dan bagaimana dengan pelaksanaan atau penerapan akad syari'ah dalam setiap transaksi Pembiayaan Gadai Emas. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di BRI Syari'ah Cabang Yogyakarta. Data penelitian ini terdiri dari data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan meliputi: buku, laporan penelitian, data elektronik dan lain sebagainya yang berkaitan dengan permasalahan yang di teliti. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan mekanisme dalam Pembiayaan Gadai Emas di BRI Syari'ah cabang Yogyakarta telah sesuai dengan prinsip-prinsip syari'ah, selain itu BRI Syari'ah cabang Yogyakarta di dalam pelaksanaan atau penerapan juga menggunakan akad rahn dan ijarah dalam setiap transaksi Pembiayaan Gadai Emas, ini terlihat dalam persyaratan yang sederhana, prosedur mudah, akad secara tertulis, Pembiayaan Gadai dengan Emas sebagai barang yang di jaminkan, serta tidak dipungut bunga dalam proses administrasi pelunasan pembiayaan dan Pembiayaan Gadai Emas di BRI Syari'ah cabang Yogyakarta tidak mengandung unsur gharar yang bisa melanggar prinsip-prinsip syari'ah dan dapat merugikan nasabah.
Collections
- Islamic Economics [1149]
