• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Estimasi Risiko Kerugian Banjir Menggunakan Catastrophe Model dengan Pemodelan Dependensi Spasial Kedalaman Banjir Berbasis Copula di Kabupaten Kudus

    Thumbnail
    View/Open
    22611023.pdf (4.569Mb)
    Date
    2026
    Author
    Soesmono, Salma Lathifah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar, khususnya pada sektor permukiman. Kabupaten Kudus termasuk wilayah rawan banjir akibat topografi dataran rendah, kepadatan penduduk, dan keberadaan jaringan sungai utama. Penelitian ini bertujuan mengestimasi risiko kerugian banjir pada bangunan permukiman di Kabupaten Kudus menggunakan pendekatan catastrophe model dengan pemodelan dependensi spasial kedalaman banjir berbasis copula. Data yang digunakan berupa kejadian banjir dan kedalaman genangan periode Januari 2015 hingga Maret 2025. Metode meliputi pemodelan hazard melalui analisis probabilistik, pemodelan dependensi spasial menggunakan copula, serta estimasi kerugian berbasis fungsi depth–damage dan simulasi Monte Carlo. Estimasi dilakukan menggunakan dua pendekatan exposure, yaitu proporsi desa terdampak dan indeks kerawanan berbasis luas wilayah berpotensi banjir. Hasil menunjukkan adanya dependensi spasial antar kecamatan yang tidak sepenuhnya dapat ditangkap oleh korelasi biasa. Model independen menghasilkan expected aggregate loss sebesar Rp1,05 triliun dan Rp1,79 triliun, sedangkan model dependen menghasilkan Rp1,62 triliun dan Rp2,62 triliun. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 54,29% dan 46,37%. Peningkatan terbesar terjadi di Kecamatan Jekulo. Hasil ini menunjukkan bahwa pengabaian dependensi spasial berpotensi menyebabkan underestimation risiko kerugian banjir. Metode copula memberikan estimasi risiko yang lebih menyeluruh dan realistis.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63854
    Collections
    • Statistics [1327]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV