Perancangan Flowchart Penerimaan Pendapatan pada PT Z
Abstract
This study aims to analyze and design a revenue receipt flowchart at PT Z based on the
results of an internship program. The company’s revenue receipt mechanism originates from
two main channels, namely through a marketplace platform (Etsy) and the company’s website
using PayPal as an intermediary, where funds are first held by third parties before being
received and verified by the administrative department. The findings indicate that the existing
system has not been systematically documented, with recording processes still carried out
manually before being entered into accounting software. This condition potentially leads to
account classification errors, delays in recording, and discrepancies between transaction
evidence and financial reports. In addition, dependence on third-party systems and the time lag
in fund disbursement pose challenges in ensuring accurate revenue recognition. Therefore, the
design of a revenue receipt flowchart is proposed to provide a clear and structured workflow,
from customer transactions to financial recording. The results of this design are expected to
serve as a procedural documentation tool, enhance internal control, clarify the division of
responsibilities, and minimize the risk of recording errors, thereby making the revenue receipt
process at PT Z more effective and well-controlled.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang flowchart penerimaan
pendapatan pada PT Z berdasarkan hasil pelaksanaan magang. Mekanisme penerimaan
pendapatan perusahaan berasal dari dua jalur utama, yaitu melalui platform marketplace (Etsy)
dan website perusahaan dengan perantara PayPal, di mana dana terlebih dahulu ditampung oleh
pihak ketiga sebelum diterima dan diverifikasi oleh bagian administrasi. Permasalahan yang
ditemukan menunjukkan bahwa sistem yang berjalan belum terdokumentasi secara sistematis,
dengan proses pencatatan yang masih dilakukan secara manual sebelum diinput ke dalam
perangkat lunak akuntansi. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahan klasifikasi akun,
keterlambatan pencatatan, serta ketidaksesuaian antara bukti transaksi dan laporan keuangan.
Selain itu, ketergantungan pada pihak ketiga dan adanya jeda waktu pencairan dana menjadi
tantangan dalam pengakuan pendapatan yang tepat. Oleh karena itu, perancangan flowchart
penerimaan pendapatan dilakukan untuk memberikan gambaran alur kerja yang jelas dan
terstruktur, mulai dari transaksi hingga pencatatan keuangan. Hasil perancangan ini diharapkan
dapat menjadi alat dokumentasi prosedur, meningkatkan pengendalian internal, memperjelas
pembagian tugas, serta meminimalkan risiko kesalahan pencatatan, sehingga proses
penerimaan pendapatan di PT Z menjadi lebih efektif dan terkontrol.
Collections
- Accounting [5262]
