| dc.description.abstract | Penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SMK Negeri 2 Wonosari memiliki peran penting
dalam meningkatkan keselamatan penyeberangan pada Jalan K.H. Agus Salim, yang merupakan
jalan kolektor sekunder dengan volume lalu lintas relatif tinggi dan kecepatan kendaraan yang
cenderung melebihi batas aman kawasan sekolah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik
antara kendaraan bermotor dan pejalan kaki, khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan K.H. Agus Salim, mengidentifikasi
kondisi eksisting fasilitas keselamatan jalan dan pejalan kaki, serta merancang penerapan ZoSS di
kawasan SMK Negeri 2 Wonosari
Metode penelitian meliputi survei lapangan dengan pengumpulan data primer berupa volume
lalu lintas, kecepatan kendaraan, serta perilaku penyeberang dan pengantar, serta data sekunder
berupa inventaris jalan dan jumlah siswa. Analisis kinerja ruas jalan mengacu pada Direktorat
Jenderal Bina Marga. (2023), dan tingkat pelayanan jalan, serta didukung uji statistik Z untuk
menilai tingkat keselamatan.
Hasil penelitian menunjukkan derajat kejenuhan sebesar 0,87 dengan tingkat pelayanan jalan
kategori yang mengindikasikan arus lalu lintas mulai tidak setabil, volume kurang lebih sama
dengan kapasitas, serta sering terjadi kemacetan. Fasilitas keselamatan jalan di lokasi penelitian
belum memadai, ditandai dengan marka penyeberangan yang pudar, ketiadaan rambu peringatan
pejalan kaki, dan tidak tersedianya pita penggaduh. Berdasarkan analisis kebutuhan,
direkomendasikan penerapan Zona Selamat Sekolah tipe tunggal dengan penyediaan trotoar selebar
1,5 meter, penambahan rambu dan marka keselamatan, serta pengaturan waktu operasional pada jam
sibuk guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di lingkungan sekolah. | en_US |