| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, literasi ekonomi, Indeks
Pembangunan Manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka, dan Upah Minimum Provinsi
(UMP) terhadap kinerja ekonomi sektoral yang diukur menggunakan Produk Domestik Regional
Bruto (PDRB) sektor usaha. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari
Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) yang diterbitkan oleh
Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis
yang digunakan adalah regresi data panel. Dalam penelitian ini, data time series mencakup
periode 2022–2024, sementara data cross section meliputi data hanya 2022-2024 karena
keterbatasan ketersediaan data Literasi digital mulai ada 2022 Provinsi di Indonesia. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak signifikan terhadap PDRB sektor usaha.
Literasi ekonomi yang diproksikan melalui kredit atau pembiayaan UMKM berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap PDRB sektor usaha, yang mengindikasikan bahwa peningkatan
pembiayaan belum sepenuhnya mendorong peningkatan kinerja ekonomi sektoral. Variabel IPM
tidak signifikan terhadap PDRB sektor usaha. Tingkat pengangguran terbuka berpengaruh
positif dan signifikan terhadap PDRB sektor usaha, yang menunjukkan adanya pergeseran tenaga
kerja ke sektor usaha. Sementara itu, Upah Minimum Provinsi tidak signifikan terhadap PDRB
sektor usaha. | en_US |