| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan hak atas informasi konsumen
terhadap produk susu dancow Reject yang di Repack mengandung formaldehyde di Kota
Yogyakarta. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mencakup bagaimana
pemenuhan hak atas informasi konsumen sesuai dengan pasal 7 UUPK, UU Pangan, dan
UU ITE serta bagaimana tanggung jawab pelaku usaha terhadap produk tersebut sesuai
pasal 19 ayat (1) UUPK, UU Pangan, UU ITE. Jenis penelitian yang digunakan yuridis
normatif konseptual dengan pendekatan perundang-undangan dan teori-teori. Hasil dari
penelitian ini bahwa pelaku usaha masih belum memperhatikan serta masih terdapat hak-
hak konsumen yang belum terpenuhi, salah satunya seperti hak atas informasi terhadap
konsumen. Masih terdapat konsumen yang dirugikan akibat mengonsumsi produk susu
yang mengandung formaldehyde tanpa mengetahui kandungan berbahaya tersebut.
Pelaku usaha juga enggan bertanggung jawab atas kerugian yang dialami konsumen
dengan beralasan bahwa kesalahan tersebut berasal dari konsumen yang kurang teliti
dalam memeriksa produk. Kesimpulan penelitian ini adalah pentingnya penegakan
prinsip itikad baik oleh pelaku usaha untuk menjamin hak atas informasi konsumen dapat
terpenuhi secara maksimal, sekaligus mendorong terwujudnya tanggung jawab pelaku
usaha terhadap konsumen yang terkena dampaknya serta mewujudkan perlindungan
konsumen yang lebih adil dan komprehensif. | en_US |