• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo dalam Pembuatan Akta Secara Digital Oleh Notaris

    Thumbnail
    View/Open
    21410629.pdf (1.722Mb)
    21410629 Bab 1.pdf (400.6Kb)
    21410629 Daftar Pustaka.pdf (229.7Kb)
    Date
    2026
    Author
    Hakim, Muhammad Khasali
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas penerapan Asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo dalam pembuatan akta oleh notaris dengan pemanfaatan teknologi informasi Penelitian ini mengkaji dua rumusan masalah, yaitu bagaimana penerapan asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo dalam proses pembuatan akta notaris yang memanfaatkan teknologi informasi serta apakah para pihak yang menghadap Notaris secara virtual untuk membuat akta autentik dapat dibenarkan berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris.. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual yang bersifat preskriptif. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo tetap menempatkan notaris sebagai pejabat umum yang wajib hadir, mendengar, dan mengawasi secara langsung proses pembuatan akta untuk menjamin kebenaran formil. Pemanfaatan media elektronik dalam penghadapan para pihak belum sepenuhnya memenuhi seluruh unsur formil akta autentik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris, khususnya terkait kehadiran langsung, pembacaan akta, dan penandatanganan. Kondisi tersebut berimplikasi pada potensi penurunan kekuatan pembuktian apabila unsur formil tidak terpenuhi secara sempurna. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penegasan dan penyesuaian pengaturan dalam Undang- Undang Jabatan Notaris agar pemanfaatan teknologi dalam penghadapan tetap sejalan dengan asas kehati-hatian, tanggung jawab, dan kepastian hukum.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63606
    Collections
    • Law [3503]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV