Show simple item record

dc.contributor.authorSyah, Arief Rachman
dc.date.accessioned2026-06-20T07:51:42Z
dc.date.available2026-06-20T07:51:42Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63598
dc.description.abstractPenggunaan QRIS di Sleman mengalami peningkatan, tetapi tidak diimbangi pemahaman pelaku usaha soal MDR, sehingga membebankan MDR kepada konsumen tanpa memperhatikan kategori usaha, yang berpotensi merugikan konsumen dan melanggar perlindungan konsumen. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua aspek utama, yaitu perlindungan hukum terhadap konsumen yang dirugikan akibat pembebanan MDR QRIS, serta peran Bank Indonesia dalam mengawasi dan menanggapi praktik pembebanan biaya admin QRIS di wilayah Sleman. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosial melalui wawancara terhadap akademisi Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 3 UMKM, serta data dari 30 responden melalui kuisioner. Hasil penelitian menjelaskan bahwa perlindungan konsumen yang dibebankan dengan tambahan MDR dalam transaksi QRIS belum berjalan secara optimal, temuan ini didukung dengan masih banyak pelaku usaha dan konsumen yang belum memahami aturan QRIS, secara spesifik terkait transparansi informasi MDR. Bank Indonesia selaku regulator QRIS dapat melakukan koordinasi dengan PJP untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan masyarakat mengenai aturan sistem pembayaran QRIS. Bank Indonesia telah menjalankan perannya melalui tindakan preventif dalam bentuk edukasi, salah satunya adalah kegiatan road show ke sekolah atau universitas yang ada di Yogyakarta serta melakukan kolaborasi bersama stakeholders seperti Gojek dengan melakukan lomba edukasi transaksi digital dan tindakan represif berupa pembinaan terhadap PJP. Bank Indonesia memiliki keterbatasan baik dari Sumber Daya Manusia (SDM) dan kewenangan untuk menindak pelaku usaha secara langsung. Sehingga dibutuhkan sinergi dengan PJP guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan konsumen secara optimal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMDRen_US
dc.subjectPerlindungan Konsumenen_US
dc.subjectQRISen_US
dc.titlePerlindungan Konsumen yang dirugikan dalam Pembayaran Melalui Qris dengan Tambahan MDR (Studi Kasus UMKM di Sleman)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410551


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record