Pertimbangan Hakim Pada Parameter Kata “Sangat Melalaikan” dalam Pembatalan Perwalian Anak di Bawah Umur
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertimbangan hakim dalam mengartikan
kata “sangat melalaikan” dalam pembatalan perwalian anak di bawah umur dan parameter kata
“sangat melalaikan” dalam pembatalan perwalian anak di bawah umur. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian normatif dengan metode pendekatan kasus untuk memberi
analisis mendalam terhadap kasus yang diteliti dan pendekatan norma untuk menganalisis norma
hukum seperti perundang-undangan yang berkaitan dengan topik penelitian. Bahan hukum yang
digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pertimbangan hakim dalam mengartikan kata “sangat melalaikan” berdasar pada perbuatan
yang dilakukan wali yang dapat berpengaruh terhadap anak yang dinilai berdasar pada landasan
yuridis dan fakta di persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan
bahwa para wali melakukan perbuatan “sangat melalaikan” karena melanggar kewajiban wali
dengan tidak memberi makan, tidak mengasuh, dan berniat buruk untuk menguasai harta anak.
Parameter kata “sangat melalaikan” dalam pembatalan perwalian dapat dilihat dari intensitas
kelalaian wali, adanya unsur kesengajaan, dan seberapa besar tindakan tersebut dapat mengancam
prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Perbuatan para wali tergolong ke dalam perbuatan “sangat
melalaikan”, yaitu dengan melakukan penelantaran anak. Adanya pertimbangan hakim dan
parameter tersebut dapat menjadi dasar untuk wali dapat dicabut kekuasaannya terhadap anak.
Collections
- Law [3503]
