• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Luaran Terapi Pasien HIV AIDS Klinik Matahari R.S.U R.A Kartini Jepara Tahun 2023-2025

    Thumbnail
    View/Open
    20711076.pdf (2.431Mb)
    Date
    2026
    Author
    Putra, Ahmad Shafa Faadhilah Raza
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang : Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan retrovirus yang menyerang sel T CD4+, melemahkan sistem imun, dan dapat berkembang menjadi AIDS jika tidak diintervensi dengan Antiretroviral Therapy (ART). Indonesia memiliki prevalensi HIV tinggi, dengan Jawa Tengah menempati peringkat keempat nasional. Kabupaten Jepara menyumbang angka kasus signifikan, menempati posisi ketiga tertinggi di Jawa Tengah. Luaran terapi yang buruk, seperti Loss to Follow Up (LTFU) dan kematian, menjadi hambatan utama pencapaian target eliminasi 95-95-95 pada tahun 2030. Di Kabupaten Jepara, Klinik Matahari RSUD R.A Kartini menjadi pusat rujukan yang memerlukan evaluasi terhadap faktor-faktor yang menentukan luaran terapi pasien. Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi (umur, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, kelompok populasi, dan lokasi) dengan luaran terapi pasien HIV di Klinik Matahari RSUD R.A. Kartini Jepara periode 2023-2025. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan Penelitian kuantitatif analitik dengan desain observasional cross-sectional menggunakan data sekunder dari rekam medis database Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA) RSUD R.A. Kartini Jepara. Sampel penelitian berjumlah 178 sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data mencakup uji univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (Regresi Logistik). Hasil penelitian : Dari 178 pasien HIV/AIDS di RSUD R.A. Kartini Jepara pada tahun 2023-2025 didapatkan subjek penelitian didominasi oleh laki-laki (58,4%), kelompok usia produktif 31–40 tahun (30,9%), dan berdomisili di wilayah pedesaan (82,6%). Luaran klinis menunjukkan 49,4% pasien sedang menjalani pengobatan, 34,8% mengalami LTFU, dan 10,7% meninggal dunia. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara kelompok usia 31–40 tahun (p = 0,04; OR = 4,28) serta kategori populasi umum (p = 0,01; OR = 5,08) terhadap risiko kegagalan tindak lanjut. Analisis multivariat menunjukkan tidak ada variabel sosiodemografi yang menjadi prediktor independen tunggal (p > 0,05) setelah disesuaikan dalam model statistik. Kesimpulan : Kegagalan retensi pengobatan di Klinik Matahari RSUD R.A. Kartini Jepara bersifat multifaktorial, dengan risiko kegagalan tindak lanjut yang lebih tinggi ditemukan pada kelompok usia produktif dan populasi umum..
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63472
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV