Show simple item record

dc.contributor.authorNindhieta, Devinka Shafa
dc.date.accessioned2026-06-17T04:20:25Z
dc.date.available2026-06-17T04:20:25Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63462
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan resiliensi pada mahasiswa yang berorganisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 150 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kampus. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang masih menjalani kegiatan perkuliahan serta berorganisasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0.377 dengan nilai signifikansi p = 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara stres akademik dan resiliensi pada mahasiswa. Artinya, semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa, maka semakin rendah tingkat resiliensinya, dan sebaliknya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa stres akademik berperan penting terhadap tingkat resiliensi mahasiswa. Mahasiswa yang mampu mengelola stres akademik dengan baik cenderung memiliki kemampuan adaptasi dan daya lenting psikologis yang lebih tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan akademik dan kegiatan organisasi di lingkungan kampus.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.subjectOrganisasi Kampusen_US
dc.subjectResiliensien_US
dc.subjectStres Akademiken_US
dc.titleHubungan antara Resiliensi dengan Stres Akademik pada Mahasiswa yang Mengikuti Organisasien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320215


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record