Hubungan antara Resiliensi dengan Stres Akademik pada Mahasiswa yang Mengikuti Organisasi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan
resiliensi pada mahasiswa yang berorganisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 150 mahasiswa yang
tergabung dalam organisasi kampus. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan
teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang masih menjalani kegiatan
perkuliahan serta berorganisasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi
Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS for Windows. Hasil
penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0.377 dengan nilai
signifikansi p = 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan
negatif yang signifikan antara stres akademik dan resiliensi pada mahasiswa. Artinya,
semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa, maka semakin rendah
tingkat resiliensinya, dan sebaliknya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa stres
akademik berperan penting terhadap tingkat resiliensi mahasiswa. Mahasiswa yang
mampu mengelola stres akademik dengan baik cenderung memiliki kemampuan
adaptasi dan daya lenting psikologis yang lebih tinggi dalam menghadapi berbagai
tantangan akademik dan kegiatan organisasi di lingkungan kampus.
Collections
- Psychology [550]
