Show simple item record

dc.contributor.authorQonita, Shifa
dc.date.accessioned2026-06-15T08:17:30Z
dc.date.available2026-06-15T08:17:30Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63431
dc.description.abstractStunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia yang berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, serta produktivitas anak. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi secara dini terhadap keluarga yang berisiko melahirkan anak stunting. Namun, data keluarga stunting umumnya memiliki ketidakseimbangan kelas yang dapat menurunkan akurasi model klasifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja metode klasifikasi keluarga berisiko stunting di Kabupaten Purbalingga menggunakan algoritma Random Forest dengan 15 variabel prediktor, baik sebelum maupun sesudah dilakukan penanganan ketidakseimbangan kelas data dengan metode SMOTE-N dan ADASYN-N. Berdasarkan hasil penelitian, model Random Forest dengan metode ADASYN-N menunjukkan kinerja klasifikasi yang paling optimal dalam klasifikasi keluarga berisiko stunting di Kabupaten Purbalingga dengan nilai sensitivity sebesar 96,08%, specificity sebesar 99,83%, dan AUC sebesar 97,95%. Variabel yang paling berpengaruh secara berurutan adalah Kelayakan Jamban, Peserta KB Modern, Sumber Air Minum, Terlalu Tua, Terlalu Banyak.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStuntingen_US
dc.subjectKetidakseimbangan Kelas Dataen_US
dc.subjectSMOTE-Nen_US
dc.subjectADASYN-Nen_US
dc.subjectRandom Foresten_US
dc.titlePerbandingan Metode SMOTE-N dan ADASYN-N pada Algoritma Random Forest untuk Klasifikasi Keluarga Berisiko Stunting (Studi Kasus: Keluarga Berisiko Stunting di Kabupaten Purbalingga Tahun 2024)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22611028


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record