• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Benzene, Toluene, Ethylbenzene, dan Xylene (BTEX) dalam Sampel Air Tanah di Sekitar SPBU X Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    13513217.pdf (2.494Mb)
    Jurnal.pdf (756.0Kb)
    Date
    2017
    Author
    Bariroh, Azkiyatul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seiring dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM), keberadaan SPBU sangat mudah dijumpai di lingkungan. Keberadaan SPBU dapat menjadi ancaman bagi pencemaran air tanah akibat kebocoran underground storage tank oleh senyawa hidrokarbon penyusun bahan bakar, dintaranya benzena, toluena, etilbenzena dan xilena (BTEX). BTEX menjadi senyawa yang keberadaannya sangat penting untuk diketahui karena resiko bahaya yang dapat ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besaran konsentrasi BTEX yang mencemari air tanah pada sumur warga di sekitar SPBU dan mengkategorikan pencemaran air tanah oleh BTEX. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah optimasi HS-GC-MS, uji linearitas dan LOD LOQ,, serta analisis sampel air tanah. Hasil optimasi HS-GC-MS berupa metode waktu retensi dan m/z yang digunakan untuk analisis sampel air tanah. Konsentrasi senyawa benzena, toluena, ethylbenzena, p-xylena, o-xylena dan m-xylena dalam sampel air tanah pada titik sampling 1 berturut turut adalah 9,368 ppb; 0,340 ppb; 1,014 ppb; 2,507 ppb; 25,631 ppb; 3,008 ppb. Pada titik sampling 2 berturut turut adalah tidak terdeteksi; tidak terdeteksi; 0,064 ppb; 1,125 ppb; 23,365 ppb; 7,397 ppb. Pada titik sampling 3 berturut turut adalah 11,509 ppb; 0,347 ppb; 0,688 ppb; 0,724 ppb; 24,033 ppb; 7,478 ppb. Pada titik sampling 4 berturut turut adalah tidak terdeteksi; 0,375 ppb; 0,688 ppb; 0,679 ppb; 23,541 ppb; 4,471 ppb. Pada titik sampling 5 berturut turut adalah tidak terdeteksi; 0,686 ppb; 0,008 ppb; 0,249 ppb; tidak terdeteksi; 2,845 ppb. Pada titik sampling 6 berturut turut adalah tidak terdeteksi; 0,686 ppb; 0,008 ppb; 0,249 ppb; tidak terdeteksi; 2,845 ppb.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/63359
    Collections
    • Environmental Engineering [1887]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV