• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien BPJS Kesehatan dan Non BPJS Kesehatan di Puskesmas Lampur Bangka Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    20711139.pdf (1.974Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hattamawaldi, Aulia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang : Penyakit infeksi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia sehingga penggunaan antibiotik sangat tinggi, namun penggunaan yang tidak rasional dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik yang berdampak pada mutu pelayanan kesehatan, morbiditas, mortalitas, dan biaya pengobatan. Data nasional dan regional menunjukkan tingginya penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berada di atas rata-rata nasional. Puskesmas Lampur di Kabupaten Bangka Tengah melayani wilayah dengan prevalensi penyakit infeksi yang cukup tinggi dan antibiotik seperti amoksisilin sering diresepkan, namun hingga kini belum terdapat evaluasi sistematis terhadap penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik di Puskesmas Lampur Bangka Tengah berdasarkan jenis antibiotik, dosis, frekuensi, indikasi, rute, dan durasi penggunaan menggunakan metode Gyssens sebagai standar evaluasi kualitatif peresepan antibiotik, guna mendukung penggunaan antibiotik yang rasional dan pengendalian AMR di pelayanan kesehatan primer. Tujuan penelitian : Mengetahui hasil evaluasi penggunaan antibiotik dari aspek jenis antibiotik, dosis, frekuensi pemberian, indikasi penggunaan, rute pemberian dan durasi penggunaan pada pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Lampur Bangka Tengah. Metode Penelitian : Penelitian merupakan penelitian observasioanal dengan pendekatan purposive sampling secara retrospektif tanpa intervensi apapun. Desain penelitian adalah deskriprif kuantitatif untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik di Puskesmas Lampur Bangka Tengah. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi adalah 795 pasien. Analisis dilakukan secara univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan crosstabulation. Hasil Penelitian : Dari 795 Pasien yang menggunakan antibiotik di Puskesmas Lampur Bangka Tengah didapatkan sebagaian besar merupakan perempuan (61,9%), berusia 19-44 tahun (57,4%), berat badan 40-60 kg (61%), tinggi badan 140-160 cm (72,2%), status BMI normal 39,9% dan status pembiayaan BPJS (73,8%). Karakteristik pasien yang sering diindikasikan adalah pulpitis (38,87%). Penggunaan antibiotik tunggal yang sering diberikan adalah amoksisilin 500 mg Tablet (87,37%) dan penggunaan antibiotik kombinasi tertinggi amoksisilin & metronidazol (50,82%). Evaluasi penggunaan antibiotik menggunakan metode gyssens menunjukkan rasionalitas (kategori 0) sebesar 53,82%. Kesimpulan : Evaluasi penggunaan antibiotik di Puskesmas Lampur Bangka Tengah menunjukkan angka yang cukup besar pada penggunaan antibiotik.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63321
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV