• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Teori Design for Adaptability untuk Mengkaji Adaptasi pada Bangunan Prefabrikasi : Studi Komparasi Tiga Bangunan Prefabrikasi Colombo Plan tahun 1957 di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21922016.pdf (7.285Mb)
    Date
    2026
    Author
    Mubarrak, Ar. Muhamad Irfan Zaky
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengkaji prinsip industrialisasi dalam arsitektur, khususnya penggunaan komponen prefabrikasi yang meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi limbah. Prefabrikasi memungkinkan bangunan untuk dibongkar, dipindahkan, dan diperbesar, menjadikannya pendekatan yang lebih berkelanjutan. Di negara maju, adaptasi bangunan eksisting penting untuk mengatasi perubahan iklim, kenaikan harga material, dan masalah rantai pasokan. Adaptasi bangunan sama halnya dengan prefabrikasi terbukti lebih hemat biaya dan berkelanjutan. Proses itu juga dapat menjadi solusi untuk mengurai permasalahan ekonomi, lingkungan, dan sosial terhadap bangunan. Penelitian ini menggunakan metode Design for Adaptability (DfA) oleh Schimdt (2016) untuk mengidentifikasi, implementasi dan komparasi perubahan pada bangunan prefabrikasi di Yogyakarta, yang didirikan pada era pasca kolonialisme yang material penyusunnya berasal dari Inggris melalui Colombo Plan 1950-an. Studi kasus melibatkan bangunan Asrama Darmaputera Baciro, Jogja Nasional Museum, SMA Negeri 1 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan Exploratory Sequential Design (ESD) dengan mixed method, menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif secara berurutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas adaptasi karakteristik bangunan sesuai dengan teori Schmidt, terbukti dari implementasi adaptasi pada objek penelitian (P1). Strategi desain yang relevan terhadap tipe adaptasi yang digunakan pada objek penelitian dinilai tinggi (P2). Skenario dan taktik desain yang ditemukan memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan pada bangunan lain (P3). Komprasi studi kasus membuktikan bawah keragaman fungsi pada kesamaan tipe bangunan tetap dapat diadaptasi dan menghasilkan usulan adaptasi (P4). Penelitian ini mendukung teori Schmidt tentang pentingnya desain bangunan yang dirancang untuk dapat diadaptasi sejak awal. Penerapan teknologi prefabrikasi dalam adaptasi bangunan tua menunjukkan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial yang signifikan. Studi kasus di Yogyakarta menunjukkan bahwa bangunan prefabrikasi kolonial dapat diadaptasi secara efektif untuk fungsi modern, mempertahankan nilai sosial, dan menciptakan ruang relevan melalui inovasi teknologi dan kolaborasi pemangku kepentingan, mendukung pembangunan berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63281
    Collections
    • Master of Architecture [26]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV