• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Textile Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Textile Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aplikasi Jeruk Nipis Sebagai Fiksator Alami Pada Ecoprint Teknik Pounding Kain Katun Terhadap Ketahanan Luntur Warna Gosokan dan Panas Penyeterikaan

    Thumbnail
    View/Open
    21526021.pdf (5.584Mb)
    Date
    2026
    Author
    Astuti, Amelia Tri Budi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan fiksator berbasis logam seperti tawas pada proses ecoprint berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, sehingga diperlukan alternatif fiksator alami yang lebih ramah lingkungan namun tetap mampu menghasilkan ketahanan warna yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan jeruk nipis sebagai fiksator alami pada kain ecoprint teknik pounding, mengetahui perbedaan variasi konsentrasi jeruk nipis terhadap ketahanan luntur warna, serta mengevaluasi efektivitasnya dibandingkan fiksator tawas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi konsentrasi larutan jeruk nipis sebesar 30 cc/lt, 50 cc/lt, 70 cc/lt, dan 90 cc/lt menggunakan bahan pewarna alami daun jati dan daun pepaya Jepang pada kain mori berbahan 100% katun. Parameter pengujian meliputi identifikasi gugus fungsi jeruk nipis menggunakan FTIR, pengukuran pH larutan, serta ketahanan luntur warna terhadap gosokan kering, gosokan basah, dan panas penyeterikaan. Analisis data dilakukan menggunakan uji R-Statistik (ANNOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jeruk nipis memiliki gugus fungsi O–H, C=O, dan C–O, yang sesuai dengan karakteristik asam sitrat serta pH larutan pada rentang asam (pH 3–4). Nilai ketahanan luntur warna terhadap gosokan kering berada pada kategori cukup baik hingga baik sekali, sedangkan gosokan basah menunjukkan nilai yang lebih rendah terutama pada daun jati. Pada pengujian panas penyeterikaan, seluruh sampel menunjukkan nilai baik hingga baik sekali. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi jeruk nipis tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap ketahanan luntur warna (p adj > 0,05). Secara keseluruhan, jeruk nipis menunjukkan performa yang relatif sebanding dengan tawas sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif fiksator alami yang lebih ramah lingkungan pada proses ecoprint teknik pounding.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63175
    Collections
    • Textile Engineering [27]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV