Show simple item record

dc.contributor.authorTajriyaani
dc.date.accessioned2026-06-06T01:38:01Z
dc.date.available2026-06-06T01:38:01Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63163
dc.description.abstractLatar Belakang : Mahasiswa kedokteran tahap pendidikan klinik menghadapi tuntutan akademik dan klinik yang tinggi, sehingga memerlukan kemampuan resiliensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai strategi/intervensi. Namun, bentuk upaya pengembangan resiliensi dan cara pengukuran resiliensi pada mahasiswa kedokteran tahap pendidikan klinik masih beragam dan belum terpetakan secara ringkas dan sistematis. Tujuan Penelitian : Memetakan (1) bentuk upaya/intervensi pengembangan resiliensi pada mahasiswa kedokteran tahap pendidikan klinik dan (2) cara pengukuran outcome resiliensi yang dilaporkan pada penelitian-penelitian tersebut. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan scoping review dengan penelusuran literatur pada database PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Scopus, dengan kriteria publikasi tahun 2015-2025 dan jurnal berbahasa Inggris. Proses seleksi dilakukan secara bertahap (skrining judul dan abstrak serta uji eligibilitas teks penuh) hingga didapatkan artikel yang sesuai untuk dianalisis. Hasil : Dari 5806 pencarian awal, diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Bentuk intervensi pengembangan resiliensi pada mahasiswa kedokteran tahap pendidikan klinik dalam studi-studi tersebut dikelompokkan menjadi empat tema utama, yaitu (1) intervensi berbasis pengembangan kapasitas resiliensi melalui pelatihan terstruktur, (2) intervensi berbasis pendekatan psikologis yang mengadaptasi pendekatan berbasis bukti, (3) intervensi berbasis experiential learning dan reflektif, dan (4) intervensi berbasis isu emosional yang berfokus pada satu topik emosional tertentu. Pengukuran outcome dilakukan melalui pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed-methods, dengan outcome utama yang dinilai berupa resiliensi, serta indikator kesehatan mental seperti burnout dan depresi. Simpulan : Literatur menunjukkan adanya variasi bentuk upaya pengembangan resiliensi pada mahasiswa kedokteran tahap pendidikan klinik, mulai dari pengembangan kapasitas resiliensi, pendekatan psikologis, pembelajaran reflektif-eksperiensial, hingga isu emosional. Outcome terutama diukur pada aspek resiliensi dan indikator kesehatan mental seperti burnout dan dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed-methods, yang menunjukkan variasi strategi evaluasi antar studi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleBentuk Upaya Pengembangan Resiliensi pada Mahasiswa Kedokteran Tahap Pendidikan Klinik: A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711115


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record