• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Struktur Bertingkat Centered Discontinue Honeycomb Core Terhadap Kekakuan Bending Material Komposit Serat Karbon Sandwich dan ABS

    Thumbnail
    View/Open
    19525088.pdf (4.877Mb)
    Date
    2026
    Author
    Maulana, Muhamad Azmi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur bertingkat tipe continue dan discontinue pada honeycomb core terhadap kekakuan bending material komposit sandwich berbahan serat karbon dan Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS). Pembuatan spesimen dilakukan dengan teknologi 3D printing menggunakan material ABS sebagai inti (core) dengan tingkat infill 100% dan pola pengisian heksagonal, serta dilapisi satu lapisan serat karbon sebagai skin menggunakan metode hand lay-up yang dikombinasikan dengan vacuum bagging. Pengujian dilakukan dengan metode three-point bending mengacu pada standar ASTM C393 untuk memperoleh nilai tegangan bending, kekakuan bending, dan kekakuan bending spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi struktur core berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik komposit. Spesimen dengan struktur A 2.6.2 (continue) memiliki nilai tegangan bending rata-rata tertinggi sebesar 29,11 MPa, sedangkan spesimen B 2.6.2 (discontinue) memiliki nilai terendah sebesar 13,21 MPa. Nilai kekakuan bending tertinggi ditunjukkan oleh spesimen B 1.2.1.2.1.2.1 (continue) sebesar 18.980.589 Nmm2, sedangkan kekakuan bending spesifik tertinggi sebesar 268.026 Nmm2/gram juga diperoleh pada spesimen yang sama. Modus kegagalan yang diamati meliputi debonding, core shear, core tearing, face yield, dan face wrinkling, tergantung pada konfigurasi struktur core dan jenis beban yang diterima. Secara keseluruhan, struktur honeycomb bertipe continue cenderung memberikan kekakuan dan kekuatan bending yang lebih tinggi dibandingkan struktur discontinue. Hal ini menunjukkan bahwa kontinuitas jalur beban pada struktur core sangat memengaruhi
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63151
    Collections
    • Mechanical Engineering [787]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV