Show simple item record

dc.contributor.authorImanami, Jean Salwa
dc.date.accessioned2026-06-05T06:07:48Z
dc.date.available2026-06-05T06:07:48Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63149
dc.description.abstractLatar Belakang: Tingginya angka remedial ini memunculkan pertanyaan kritis mengenai faktor-faktor yang dapat berhubungan dengan capaian nilai mahasiswa dalam OSCE keterampilan prosedural. Salah satu faktor yang berhubungan terhadap hasil OSCE adalah gaya belajar, yang secara alami bervariasi antar individu. Permasalahan ini menjadi semakin krusial mengingat kesalahan dalam prosedur klinis dasar tidak hanya berdampak pada nilai akademik mahasiswa, tetapi juga dapat menurunkan kualitas pelayanan medis dan membahayakan keselamatan pasien. Tujuan Penelitian: Menganalisis hubungan antara gaya belajar mahasiswa berdasarkan klasifikasi Honey dan Mumford dengan capaian nilai OSCE pada keterampilan prosedural, yaitu kateterisasi urin, pimpinan persalinan normal, dan resusitasi neonatus. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) dengan desain cross-sectional dan explanatory survey. Data diperoleh dari dari pengisian kuesioner gaya belajar berdasarkan teori Honey dan Mumford 1989 serta nilai OSCE keterampilan prosedural mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 65 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji non parametrik Spearman. Analisis data kualitatif dilakukan secara manual menggunakan pendekatan analisis tematik (thematic analysis). Hasil: Hasil analisis kuantitatif memperlihatkan bahwa tidak ada hubungan signifikan nilai OSCE ditinjau dari empat kategori gaya belajar (aktivis, reflektor, theorist dan teoritis). Artinya gaya belajar tidak berhubungan dengan capaian nilai OSCE. Hasil analisis kualitatif mengidentifikasi adanya hambatan pembelajaran yang dialami mahasiswa dalam mempersiapkan dan melaksanakan ujian keterampilan prosedural. Simpulan: Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara gaya belajar dengan capaian nilai OSCE. Kondisi ini dapat dijelaskan melalui hasil analisis kualitatif, di mana mahasiswa tidak terpaku pada satu gaya belajar saja, melainkan mengadaptasikan berbagai strategi pembelajaran sesuai kebutuhan untuk mengatasi hambatan internal maupun eksternal guna mencapai nilai yang maksimal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGaya Belajaren_US
dc.subjectNilai OSCEen_US
dc.subjectKeterampilan Proseduralen_US
dc.subjectMahasiswa Kedokteranen_US
dc.titleHubungan Antara Gaya Belajar dengan Capaian Nilai OSCE Pada Keterampilan Prosedural Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711137


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record