Hubungan Antara Gaya Belajar dengan Capaian Nilai OSCE Pada Keterampilan Prosedural Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar Belakang: Tingginya angka remedial ini memunculkan pertanyaan kritis
mengenai faktor-faktor yang dapat berhubungan dengan capaian nilai mahasiswa
dalam OSCE keterampilan prosedural. Salah satu faktor yang berhubungan
terhadap hasil OSCE adalah gaya belajar, yang secara alami bervariasi antar
individu. Permasalahan ini menjadi semakin krusial mengingat kesalahan dalam
prosedur klinis dasar tidak hanya berdampak pada nilai akademik mahasiswa,
tetapi juga dapat menurunkan kualitas pelayanan medis dan membahayakan
keselamatan pasien.
Tujuan Penelitian: Menganalisis hubungan antara gaya belajar mahasiswa
berdasarkan klasifikasi Honey dan Mumford dengan capaian nilai OSCE pada
keterampilan prosedural, yaitu kateterisasi urin, pimpinan persalinan normal, dan
resusitasi neonatus.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran
(mixed method) dengan desain cross-sectional dan explanatory survey. Data
diperoleh dari dari pengisian kuesioner gaya belajar berdasarkan teori Honey dan
Mumford 1989 serta nilai OSCE keterampilan prosedural mahasiswa. Sampel
penelitian berjumlah 65 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling.
Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji non parametrik
Spearman. Analisis data kualitatif dilakukan secara manual menggunakan
pendekatan analisis tematik (thematic analysis).
Hasil: Hasil analisis kuantitatif memperlihatkan bahwa tidak ada hubungan
signifikan nilai OSCE ditinjau dari empat kategori gaya belajar (aktivis, reflektor,
theorist dan teoritis). Artinya gaya belajar tidak berhubungan dengan capaian nilai
OSCE. Hasil analisis kualitatif mengidentifikasi adanya hambatan pembelajaran
yang dialami mahasiswa dalam mempersiapkan dan melaksanakan ujian
keterampilan prosedural.
Simpulan: Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, menunjukkan bahwa tidak ada
hubungan antara gaya belajar dengan capaian nilai OSCE. Kondisi ini dapat
dijelaskan melalui hasil analisis kualitatif, di mana mahasiswa tidak terpaku pada
satu gaya belajar saja, melainkan mengadaptasikan berbagai strategi
pembelajaran sesuai kebutuhan untuk mengatasi hambatan internal maupun
eksternal guna mencapai nilai yang maksimal.
Collections
- Medical Education [2953]
