Show simple item record

dc.contributor.authorIryanto, Eko
dc.date.accessioned2026-06-02T08:27:15Z
dc.date.available2026-06-02T08:27:15Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/63130
dc.description.abstractPajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara, pajak digunakan pemerintah sebagai salah satu kebijakan untuk mengatur roda perekonomian serta mengatur laju inflasi. Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan dalam membiayai negara dan pembangunan nasional. Kontribusi penerimaan pajak terhadap penerimaan negara diharapkan semakin meningkatkan dari tahun ke tahun. Salah satu pungutan pajak yang paling besar kontribusinya adalah Pajak Penghasilan (PPh), dimana Pajak Penghasilan (PPh) terbagi menjadi beberapa macam. Tahun 2015 sampai tahun 2017 Pajak Penghasilan (PPh) berkontribusi lebih dari 50% dari Penerimaan Pajak, sehingga diperlukan analisis yang berguna untuk mengetahui adanya pendapatan dibulan berikutnya. Sehingga Metode yang digunakan adalah Metode Double Moving Average, Holt's Method, dan ARIMA untuk Forecast pendapatan dibulan berikutnya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectForecasten_US
dc.subjectDouble Moving Averageen_US
dc.subjectHolt's Methoden_US
dc.subjectARIMAen_US
dc.titlePerbandingan Peramalan Metode Double Moving Average, Holt's Method, dan ARIMA Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega (Studi Kasus: Penerimaan Pajak Pasal 21 Tahun 2015-2017)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM13611144


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record